Pages

Tanah lapang Jiwa kacau


Semesta alam luas terbentang
Kekusutan yang tak terurai.
Kesumat dalam dada yang tak terlerai.
Habis punah hasrat mencari damai.

Jangan dipersoal kenapa masih tak kunjung bahgia.
Bila diri masih dangkal memilih gelita.
Memilih tanah lapang untuk berpijak
Padahal resah masih bergejolak.

Tidak perlu dituntut hukum hakam dari mufti
Jika pengukur dosa pahala dalam hati dilitupi.

Terkunci mati.

Tuntut hutang pada tangan dan tubuh yang berdosa.
Mencoret noda, meggelapkan hati.

Jangan disoal kenapa hati tak tenang biarpun ditanah lapang.
Baik direndam ditengah lautan dalam.
Baru puas fitrah berkemudi kembali.



Yakeno Kaigan
24072011

No comments:

Post a Comment